Bupati Biak: KM. Ciremai Sandar di Pelabuhan Hanya Muat Kontainer 

0
Bupati Biak: KM. Ciremai Sandar di Pelabuhan Hanya Muat Kontainer 
Bupati Biak: KM. Ciremai Sandar di Pelabuhan Hanya Muat Kontainer 

Orideknews.com, BIAK, – Bupati Biak Numfor, Herry Ario Naap, S.Si.,M.Pd memantau langsung KM Cirimai yang sandar di pelabuhan umum Biak, Senin hingga Selasa (14/4) dini hari.

Kapal putih milik Pelni ini hanya memuat kontainer sembako ke Biak Numfor tanpa memuat penumpang.

“Dari hasil pemantauan itu tidak ada penumpang yang turun di Pelabuhan Biak dan selama sandar kurang lebih 3 jam tetap mendapat pengawalan ketat dari aparat gabungan,” kata Bupati Herry Ario Naap seperti dikutip dari laman Humas Pemda Biak Numfor, Selasa (14/4).

Terpantau setiap TKBM yang naik kapal wajib diperiksa kesehatannya oleh tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Biak Numfor (Kantor Kesehatan Pelabuhan/KKP) di Pelabuhan Biak.

Bupati yang juga adalah Ketua Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Biak Numfor didampingi langsung oleh Dandim 1708/BN Letkol. Inf. Ricardo Siregar, SH.,M.Han, Kapolres Biak Numfor AKBP Mada Indra Laksanta, S.IK.,M.Si, jajaran anggota DPRD dan sejumlah pejabat terkait lainnya.

Bupati tak hanya datang melakukan pemantauan, namun Ia juga menunggu di dermaga hingga kapal itu berlayar melanjutkan perjalanan membawa kontainer ke Jayapura. Bahkan Bupati dan sejumlah pejabat lainnya tetap tidak beranjak dari tempatnya ketika hujan lebat lagi turun.

“Yang dibawa kapal Ciremai ini hanya kontainer, tidak ada penumpang yang diturunkan. Kontainer ini berisi kebutuhan pokok masyarakat. Jadi ketersedian Bapok di Biak Numfor tetap aman kedepan, masyarakat tidak perlu panik,” ujar Bupati.

Di kesempatan itu, Bupati kembali mengajak semua pihak untuk memahami dan memaklumi kebijakan yang diambil pemerintah daerah, dimana sementara tidak memperbolehkan siapapun keluar masuk Biak.

Hal itu dilakukan dalam rangka memutus salah satu mata rantai penuaran virus corona masuk di Kabupaten Biak Numfor.

Baca Juga :  Kementerian Pertanian Sediakan 17 Formasi CPNS untuk Putra Putri Papua

“Kebijakan ini dilakukan untuk menutup akses keluar masuk Biak adalah untuk memutuskan mata rantai penularan virus Corona dan saya harap semua pihak mendukung. Jadi memang akan ada yang senang, ada yang suka, namun lebih banyak yang mendukung karena ini terkait dengan penyelamatan kurang lebih 160.000 jiwa di Biak Numfor,” tambah Bupati. (YM/ON)




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here