Dikalahkan Batik A, SSB Mnukwar Keluar Sebagai Juara 2 DNC 2018

0
Foto bersama SSB Mnukwar usai menerima piala Aqua Danone Nations Cup (DNC) 2018 region Papua.
Foto bersama SSB Mnukwar usai menerima piala Aqua Danone Nations Cup (DNC) 2018 region Papua.


 

Orideknews.com, Manokwari – Sekolah Sepak Bola (SSB) mnukwar A keluar sebagai juara 2 Aqua Danone Nations Cup (DNC) 2018 region Papua usai dikalahkan oleh SSB Batik A dengan skor 3-0 di Partai Final, Sabtu (20/1/18) di Stadion Mandala Jayapura Papua.

Kepada Media ini, Via Telepon, Minggu (21/1/18) Manager SSB Mnukwar, Alfred Fonataba mengakui sangat bangga dengan anak-anak SSB Mnukwar atas capaian luarbiasa yang diraih. “ Kami sebenarnya tidak mempunyai target untuk juara, atau apa tapi semata-mata pembinaan, jadi bagaimana anak-anak ini harus bermain”. Jelas Fonataba.

Menurutnya, selama ini anak-anak SSB Mnukwar hanya berlatih namun tidak adanya iven-iven seperti DNC, sehingga momen kejuaraan kemarin benar-benar sangat dimanfaatkan “ Karena di Papua Barat, tidak ada wadah untuk menyalurkan bakat anak-anak sehingga, ilmu yang pernah diberikan oleh pelatih sulit untuk diaplikasikan, namun tepat dengan momen Donen Cup ini, anak-anak bisa mengambil bagian” ungkap Fonataba.

Orang Tua dan Pemain SSB Mnukwar pose bersama Tropi Aqua Danone Nations Cup (DNC) 2018.

Dengan memberangkatkan 2 Tim ( A dan B), SSB Mnukwar mampu menggilas 41 Tim dan keluar sebagai juara 2, “ Kami kira kemengan ini juga pasti ada dukungan penuh dari orang tua anak-anak SSB Mnukwar”. Ujarnya.

Fonataba menjelaskan bahwa keberangkatan SSB Mnukwar sepenuhnya dukungan atas orang tua “ Untuk pembiayaan sendiri orang tua 90% dan Kami 10%” Kata Dia.

Dengan membawa nama Pemerintah Provinsi Papua Barat, Ungkap Fonataba, bahwa perlu adanya dukungan dari  semua pihak dalam hal ini, Pemprov dan Pemda Manokwari.

SSB Mnukwari sendiri berdiri pada 17 September 2016 dan diketuai oleh, Dr. Frans Tanuardus pemilik lapangan ARO-M, Manager :Alfred Fonataba, Assiten Doni Lounapesy; Pelatih Chris Mambobo dan Lucky Bosawer. (GAL/ON)

Baca Juga :  Cerita Novita Gobay, Perawat Asal Wondama saat Hadapi Pasien Mabuk


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here