Duta Petani Milenial Papua Barat Bersama 65 DPM dan DPA Dikukuhkan Kementan

0

 







Orideknews.com, MANOKWARI, – Menteri Pertanian Republik Indonesia, Syahrul Yasin Limpo (SYL) menyaksikan pengukuhan Duta Milenial Papua Barat, Malahayati dan Diki Ardian bersama 65 Duta Petani Milenial (DPM) dan Duta Petani Andalan (DPA) diseluruh Indonesia, Senin, (13/4/2020).

Pengukuhan ini dilakukan secara virtual video, oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Prof. Dedi Nursyamsi.

Menteri SYL pada kesempatan itu mengatakan, usaha dan kredibiltas generasi muda di bidang pertanian semakin hari, semakin berkembang. Petani milenial juga kata dia, kini menjadi pengusaha di sector pertanian dan usahanya berkembang.

Menteri SYL yakin anak muda yang terjun di bidang pertanian memiliki peluang kehidupan dan ekonomi yang lebih baik.

“Apalagi dengan memanfaatkan teknologi yang tersedia, maka dunia dalam genggaman kalian,” sebut Menteri SYL.

Dia menyatakan, pengukuhan itu, tujuannya adalah mempercepat regenerasi petani dengan meningkatkan generasi muda pertanian untuk mengembangkan sector pertanian.

“Agar lebih prospektif dan berpeluang ekspor, sehingga perlu petani-petani muda yang dapat memberikan kontribusi dalam gerakan pembaharuan pembangunan pertanian,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Prof. Dedi Nursyamsi menyebut, saat ini berdasarkan data, petani di Indonesia ada 33,4 juta, dari jumlah itu 30,4 atau sekitar 91 persen petani usia senja dan 2,5 juta atau sekitar 9 persen adalah petani milenial.

“Dirasa perlu pelopor pertanian yang diharapkan membuat jejaring usaha pertanian guna menarik minta generasi milenial dibidang pertanian,” tutur Prof Dedi.

Untuk diketahui, Pengkuhan 67 Petani Milenial (DPM) dan Duta Petani Andalan (DPA) diseluruh Indonesia sesuai Keputusan Kepala Badan Penyuluhan Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian NOMOR:105/Kpts/SM.060/I/04/2020 tentang Duta Petani Milenial Dan Duta Petani Andalan Pembangunan Pertanian.

Baca Juga :  Pandemi Covid-19 Tak Halangi Semangat Seorang Petani di Kampung Aimasi Prafi

Sebagai informasi, Petani Milenial (DPM) Papua Barat yang ikut dikukuhkan, Malahayati mempunyai usaha bergerak di bidang Holikultura dan Peternakan, dengan produk Isotnik Akway. Kemudian, DPM lainnya, Diki Ardian mempunyai usaha bergerak di bidang pakan ternak dan DOC dengan Kelompok, Tani Sri Makmur. Pengkuhan keduanya didampingi direktur Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Manokwari, drh. Purwanta, M.Kes di Kampus Polbangtan Manokwari. (RR/ON)




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here