Hasil Sosialisasi dan Identifikasi CPCL Petani Millenial Di Mansel, Purwanta Akui Ada 154 Kelompok Tani

0
Hasil Sosialisasi dan Identifikasi CPCL Petani Millenial Di Mansel, Purwanta Akui Ada 154 Kelompok Tani

Orideknews.com, MANOKWARI – Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Manokwari sosialisasi penumbuhan pengembangan petani millennial dan identifikasi calon petani calon lahan (CPCL) petani millennial di Kabupaten Manokwari Selatan.
“ kami sosialisasi sekaligus bertemu sekretaris Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Manokwari Selatan, itu terkait dengan gerakan penumbuhan dan pengembangan petani millennial,” kata Direktur Polbangtan, drh. Purwanta,M.Kes kepada www.orideknews.com, belum lama ini.
Menurut Purwanta, dari sosialisasi dan identifikasi CPCL petani millennial di Kabupaten Manokwari Selatan, pihaknya mendapatkan 154 kelompok tani.
“Rencana CPCL yang akan dimasukkan ke petani millennial tahun 2019 distrik Oransbari, Ransiki dan Momiwaren terdiri dari 95 kelompok tani,” ucapnya.
Dia mengaku dari jumlah kelompok tani yang diidentifikasi itu, akan diverifikasi sesuai komoditi, yakni ternak babi dan sapi potong.
Hal itu kata Purwanta, prioritas zona kawasan sesuai Kepmentan nomor: 472/kpts/RC.040/6/2018 tentang lokasi kawasan Pertanian Nasional bahwa, provinsi Papua Barat ada 5 Kabupaten, yaitu Manokwari, Fakfak, Sorong, Tambrauw dan Manokwari selatan dengan jenis komoditas adalah Babi, Pala dan Sapi Potong.
Untuk diketahui, Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Kementerian Pertanian, Republik Indonesia telah membentuk program “Petani Milenial” dengan target petani muda berusia 19-39 tahun yang berjiwa milenial dan adaptif terhadap teknologi digital.
Tujuannya, membuka lapangan kerja dan mengurangi penggangguran, menekan kemiskinan dan urbanisasi serta menumbuhkan wirausaha muda pertanian (Agro-Enterpreneruship).
BPPSDMP menargetkan 1000.000 petani milenial di Indonesia dengan 40.000 kelompok dimana 1 kelompok terdiri dari 20-30 orang.
Target BPPSDMP ini, masing-masing sektor adalah meliputi, Tanaman Pangan, peternakan, Holtikultura dan Perkebunan.
Pola penumbuhan dan penguatan petani milenial dengan persiapan sosialisasi, identifikasi, verifikasi dan penetapan kelompok.
Pembentukan program “Petani Milenial” oleh BPPSDMP ini, Papua dan Papua Barat termasuk dalam zona kawasan petani milenial dari 34 Provinsi di Indonesia.
Untuk Papua Barat, BPPSDMP menargetkan 3.091 petani milenial dengan target 124 kelompok dan diketuai oleh Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Manokwari.(RR/ON).



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here