Kabupaten di Papua Barat Ini Dapat Penghargaan Telinga Sehat pada Kongres ISH di Bali

0
Ketua Komite Daerah Penanggulangan Gangguan Pendengaran Papua Barat, dr.Titus Taba, Sp.THT-KL
Orideknews.com, MANOKWARI – Kabupaten Sorong menjadi salah satu dari 5 kabupaten di Indonesia yang mendapatkan penghargaan Kabupaten Telinga sehat.
Penetapan Kabupaten Sorong sebagai pionir atau pelopor Kabupaten Telinga Sehat di Kongres Intenational Sound Hearing 2030, yang berlangsung selama tiga hari di Kuta, Bali, 20-22 Februari 2019 lalu.
Kabupaten Sorong dan 4 Kabupaten/Kota di Indonesia yang ditetapkan sebagai Kabupaten Telinga Sehat adalah Toraja Utara, Aceh Utara, Cimahi dan Karang Anyar.
Ketua Komite Daerah Penanggulangan Gangguan Pendengaran Papua Barat, dr.Titus Taba, Sp.THT-KL mengatakan penilaian penetapan Kabupaten Sorong dilihat dari kegiatan, advokasi dan pendekatan kepada stakeholder terkait.
“Apa yang di syaratkan itu kita penuhi, kita sudah lakukan semua untuk mendukung kegiatan upaya pencegahan dan penanganan kasus gangguan pendengaran,” ujarnya kepada www.orideknews.com, belum lama ini.
dr.Titus mengaku penilaian itu dilakukan selama 7 tahun. “ Kita tingkatkan kepedulian, baik dari pejabat pemerintah masyarakat dan swasta,” katanya.
Untuk diketahui, Sound Hearing 2030 adalah suatu gerakan yang bertujuan mewujudkan pendengaran yang sehat di seluruh dunia pada tahun 2030 nanti. Kongres internasional Sound Hearing 2030 kali ini adalah yang kedua setelah tahun 2016 di New Delhi, India.  Kongres ini berlangsung  selama 3 hari di Kuta, 20 Februari  2019 – 22 Februari 2019. Kongres ini dihadiri oleh perwakilan WHO, India, Bangladesh, Rusia, Australia, Kepulauan Fiji, Malaysia, dan beberapa negara lainnya.
Kongres tersebut mencakup berbagai masalah, selain masalah telinga dan pendengaran juga merupakan penyakit bidang THT lainnya yang menyebabkan gangguan telinga & pendengaran termasuk penyakit saluran pernapasan bagian atas seperti United Airway Diseases, termasuk Rhinitis, Sinusitis, Otitis Media, GERD, dan lainnya.
Sekitar 800-1000 peserta domestik dan internasional berkumpul di acara penting itu, yang melibatkan dokter THT, dokter anak, dokter kandungan, dokter umum, dan lainnya. Melalui kongres itu berbagi & peduli untuk telinga yang Lebih Baik & Perawatan Pendengaran untuk mencapai tujuan Sound Hearing 2030 di mana semua anggota masyarakat memiliki pendengaran yang optimal pada tahun 2030. Dengan demikian mendukung tujuan pemerintah dalam menciptakan potensi , sumber daya manusia yang cerdas dan mandiri. (RED/ON)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here