Kelangkaan BBM di Manokwari, Ombudsman Temui Operation Head TBBM

0

 







Orideknews.com, MANOKWARI – Menyikapi kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium dan Pertalite di Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat. Pihak Ombudsman Perwakilan Provinsi Papua Barat menemui Operation Head TBBM Manokwari, Jefri Makahekung, Jum’at, (14/12/2018) di ruang kerjanya.
Pertemuan itu, diakui Asisten Ombudsman Perwakilan Papua Barat, Rosalina Selaya. Menurutnya, pertemuan tersebut dilakukan sebagai bagian dari tugas dan kewenangan Ombudsman sebagai lembaga pengawasan pelayanan publik.
“Pertemuan ini guna mempertanyakan stok BBM di Manokwari beberapa hari terakhir yang sempat menjadi keresahan masyarakat, dikarenakan beberapa SPBU yang tidak dapat menyalurkan hingga antrian pengisian BBM yang mengular di salah satu SPBU di Manokwari. Kelangkaan BBM ini, juga akan berpengaruh kepada pelayanan publik di Manokwari karena BBM sendiri merupakan salah satu kebutuhan utama masyarakat,” ucap Asisten Rosalina Selaya.
Kata dia, Pertamina mengaku adanya keterlambatan dalam penyaluran BBM melalui kapal tanker yang seharusnya ada di Manokwari pada hari Rabu namun molor hingga Jumat dini hari.
” Hal inilah yang membuat TBBM Manokwari harus mengantisipasi kemungkinan terburuk (kekosongan stok BBM) hingga adanya kapal Tanker pengangkut BBM, dengan mengurangi distribusi ke SPBU hingga stok BBM di TBBM Manokwari kembali normal. Namun pihak Pertamina menyampaikan bahwa masih ada stok tersisa 35kL, “ tuturnya.
Sementara itu, Operation Head TBBM Manokwari, Jefri Makahekung menjelaskan bahwa pada hari ini, kapal pengangkut BBM sudah masuk. Sehingga, masyarakat tidak perlu merasa khawatir terkait stok BBM di Manokwari menjelang hari Raya Natal dan Tahun Baru.
“Untuk stok Premium 700 kL, Solar 200 kL, dan Pertalite 700 kL. Kami pagi ini sudah langsung menyalurkan ke SPBU di Manokwari. Stok ini dapat digunakan 8-9 hari mendatang, ungkap Jefri.
Dirinya berharap masyarakat tidak panik, apalagi menimbun BBM, ia menyarankan agar gunakan BBM dengan sewajarnya. ” Isikan di kendaraan jangan membeli di jerigen apalagi hingga menimbun agar semua masyarakat bisa mendapatkan bagian untuk mengisi kendaraan nya,” ucapnya. (RED/ON).



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here