Mahasiswa PKL II STPP Manokwari Diharapkan Mampu Memecahkan Masalah Petani di Perbatasan RI – PNG

0
Orideknews.com, MANOKWARI – Mahasiswa Praktek Kerja Lapang II (PKL) tahun 2018 Sekolah Tinggi Penyuluh Pertanian (STPP) Manokwari, mengidentifikasi lahan pertanian dan penyakit tanaman cabai kelompok tani, SINAR TAMI Kampung Skouw Sae, Distrik Muara Tami, Jayapura Papua.
PKL hari ke 3 pada daerah perbatasan RI – PNG tersebut, mahasiswa menyambangi lahan petani dan melihat langsung kondisi cabai, serta berkomunikasi dengan para petani yang diwakili oleh ketua kelompok tani (Kapoktan) SINAR TAMI, Lakuhe.
Kapoktan, Lakuhe mengaku para petani selama ini mencoba obat-obat untuk diaplikasikan pada tanaman namun, pada kenyataannya hanya membuang-buang biaya dan tidak seperti yang diinginkan.
Sehingga, kehadiran mahasiswa PKL sangat dibutuhkan bilamana mempunyai takaran obat-obat yang mampu dan sesuai untuk mengobati penyakit yang menyerang tanaman cabai.
“Karena selama ini kita hanya tes obat, kira-kira obat mana yang mampu, disitu kita lihat mana yang efektif, kita pakai,” Jelas Lakuhe.
Dirinya mengakui petani dikelompoknya minim ilmu pengetahuan mengenai cara memberantas penyakit pada cabai, “ yah itu kelemahannya mereka kan kurangnya pengetahuan penggunaan obat-obatan maupun insektisida dan herbisida,” Ucapnya.
Dari identifikasi yang dilakukan mahasiswa PKL diduga bahwa cabai diserang oleh penyakit antraks karena pada buah terdapat bercak, buah kehitaman, membusuk serta rontok. (RED/ON)
Baca Juga :  SDIT Insan Mulia Manokwari Gelar Seminar Mendidik Anak Ala Rasulullah di Era Digital

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here