Mahasiswa Polbangtan Manokwari Latih Petani Papua di Pantura Buat Pupuk Organik

0

Orideknews.com, MANOKWARI, – Praktik Kerja Lapang (PKL) II dan Pendampingan Pembangunan Pertanian mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Manokwari dilaksanakan di 5 BPP yakni, BPP Warmare, BPP Prafi, BPP Masni, BPP Oransbari dan BPP Pantura.

Kegiatan PKL dan Pendampingan Pembangunan Pertanian tersebut diharapkan dapat mendampingi petani dalam menyediakan bahan pangan bagi masyarakat di tengah pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Mahasiswa Polbangtan yang melakukan PKL dan Pendampingan BPP Pantura menggelar pelatihan pembuatan pupuk organik demi meningkatkan produktifitas hortikultura di kediaman ketua kelompok tani Bakti Ibu Pami Lestari, Martha Opur.

Kepala BPP Pantura Kornelius Muabui  yang hadir pada pelatihan itu mengatakan, mahasiswa Polbangtan hadir ditengah warga Manokwari Utara guna mengaplikasikan ilmu yang didapat selama berada di bangku kuliah.

“Ade-ade ini mereka siap melakukan pendampingan dan siap berbagi ilmu yang di dapat di bangku pendidikan kepada petani,” ujar Kornelius.

Mahasiswa PKL II dan Pendampingan Pembangunan Pertanian Polbangtan Manokwari, Mergono Adi Ningrat saat memberikan penjelasan pembuatan pupuk organik
Mahasiswa PKL II dan Pendampingan Pembangunan Pertanian Polbangtan Manokwari, Mergono Adi Ningrat saat memberikan penjelasan pembuatan pupuk organik

Dikatakannya, apa yang dilakukan mahasiswa telah sejalan dengan tujuan program pendampingan pembangunan pertanian yaitu untuk mendampingi petani dalam kegiatan usaha tani.

Sementara, ketua kelompok tani Bakti Ibu Pami Lestari, Martha Opur, mengaku, sangat senang dan bersyukur dengan kehadiran mahasiswa yang ingin membantu dan melakukan kegiatan pelatihan terhadap petani.

“Kami sangat senang dan bersyukur dengan adanya anak-anak, kita jadi terbantu, selama ini belum pernah ada pelatihan-pelatihan dari dinas,” ungkap Martha.

Martha berharap, para petani kedepannya agar bisa terus didampingi dalam melakukan usaha tani dan terus diadakan kegiatan-kegiatan pelatihan.

“Para petani juga berharap dengan datangnya kepala BPP Pantura dapat mendengarkan aspirasi dan permasalahan yang selama ini kami hadapi,” tambah Martha. (RR/ON)




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here