PKS Beri Sinyal Cawabup Keerom Untuk Putra Daerah

0
Ketua DPD PKS Papua, Kusmanto.
Orideknews.com, JAYAPURA – DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Papua memberikan sinyal kepada calon wakil Bupati Keerom dari putra daerah setempat, untuk menggantikan Muh Markum yang diangkat menjadi Bupati Keerom, menggantikan almarhum Celcius Watae.

“Ini sesuai mekanisme untuk pengisian calon Wakil Bupati Keerom, setelah bupatinya berhalangan tetap. Maka wakil bupati diangkat menjadi bupati,” ungkap Ketua DPD PKS Provinsi Papua, H Kusmanto kepada Pasific Pos,  baru-baru ini di Jayapura.

Untuk itu lanjut Kusmanto, partai pengusung mengusulkan calon wakil bupati yang nanti akan dipilih oleh DPRD Keerom.

“Ya, ini nanti diusulkan oleh dua partai yakni PKS dan Partai Golkar,“ jelas Kusmanto yang juga sebagai Anggota DPR Papua.

Tapi pada prinsipnya, kata Kusmanto, PKS bersama Partai Golkar sementara dalam proses penjaringan calon Wakil Bupati Keerom tersebut.

“Nanti pada saatnya, kami akan publis siapa yang diusulkan itu,“ ucapnya.

Meskipun, Partai Golkar telah mengusulkan tiga nama sebagai calon Wakil Bupati Keerom, diantaranya Ishak Yunam, Ronald Abnawas dan Paskalis Kossay. Namun PKS masih melakukan penjaringan.

“Jadi kami masih melakukan penjaringan nama untuk calon Wakil Bupati Keerom ini,“ jelasnya.

Dikatakan, untuk penjaringan nama calon Wakil Bupati Keerom itu, masing-masing partai berjalan, namun nantinya akan disepakati siapa yang akan diusulkan ke DPRD Keerom.

Hanya saja tandas Kusmanto,  pihaknya mengharapkan jika calon Wakil Bupati Keerom ini,  berasal dari putra daerah setempat.

“Ya, harapan kita seperti itu, tapi kita menghargai masyarakat Keerom, meskipun harapan kita Wakil Bupati ini, berasal dari anak asli Keerom,“ tandasnya.

Politisi PKS ini mengakui, memang Golkar telah mengusulkan tiga nama calon Wabup Keerom, termasuk diantaranya putra daerah, namun tentu saja PKS juga punya mekanismenya.

Baca Juga :  Plt Bupati Herry Naap Lauching Pilkada Biak Numfor 2018

Kusmanto menambahkan, tapi apa yang dilakukan Partai Golkar dan PKS nanti, pihaknya tetap akan sinkronkan.

“Tapi sampai sekarang kami terus lakukan komunikasi secara intens dengan Partai Golkar,“ pungkasnya. (ABE/ON)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here