NEW!Breaking news - Kasus Peggelapan Dana BPJS Rp.1,5 M di RSUD Abepura Dilimpahkan ke Kejaksaan Baca Selengkapnya 

Papua

Satgas Yonif Para Raider 501 Kostrad Kembali Terima Senjata Api Rakitan Dari Warga

2 Mins read
Orideknews.com, JAYAPURA – Kegiatan Pembinaan Teritorial (Binter) Satgas Yonif Para Raider 501 Kostrad yang dilaksanakan di Daerah penugasan Papua kembali membuahkan hasil. Kali ini Pos Koya Koso yang terletak di Kampung Koya Koso, Distrik Abepura, Jayapura menerima satu pucuk senjata api rakitan laras panjang dari Seorang warga berinisial JJ (42 tahun), Kamis (28/06/2018).

Ini merupakan hasil dari pendekatan yang harmonis dan santun yang dilakukan pihak Satgas 501 Kostrad kepada Masyarakat Papua. Dansatgas Yonif Para Raider 501 Kostrad menjelaskan bahwa, JJ menyerahkan senjata tersebut dengan ikhlas kepada pihak Satgas 501 Kostrad karena dirinya merasa tersentuh dengan kebaikan hati dari personel Satgas yang sering melakukan pengobatan keliling di Kampungnya.

Penyerahan senjata api rakitan milik JJ bermula dari kegiatan anjangsana personel Pos Koya Koso ke kediaman milik JJ. Kedatangan personel Satgas ke kediaman JJ bersama dengan tim kesehatan dari Pos Koya Koso.

Setelah JJ memeriksakan kesehatan keluarganya, terjadi obrolan singkat antara JJ dengan personel Satgas. Obrolan mereka pun berlanjut hingga akhirnya personel Pos Koya Koso menjelaskan Undang-Undang tentang larangan menyimpan dan membawa senjata api ilegal. Personel Pos Koya Koso menjelaskan bahwa menyimpan dan membawa senjata api ilegal merupakan tindakan melanggar hukum dan dapat dikenakan sanksi pidana bagi yang melanggarnya.

Mendengar penjelasan personel Satgas tadi, JJ akhirnya sadar dan mengerti bahwa tindakannya menyimpan senjata api selama ini adalah telah melanggar hukum. Hingga akhirnya JJ mengajak personel Satgas pergi ke kebun miliknya, lalu mengambil senjata api yang telah disimpan dan menyerahkannya dengan sukarela kepada pihak Satgas 501 Kostrad.

JJ yang beralamat di Dusun Telaga Membramo, Koya Timur, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura ini mengaku bahwa senjata tersebut sudah lama dan sudah turun temurun dimiliki oleh keluarganya. JJ juga mengaku bahwasanya senjata tersebut sengaja ia simpan untuk berjaga jaga, karena dahulu di Kampungnya masih sering terjadi perang antar suku.
JJ mengucapkan terima kasih banyak kepada Satgas Yonif Para Raider 501 Kostrad, khususnya kepada personel Pos Koya Koso karena telah peduli terhadap kesehatan warga di Kampungnya.

Selain itu JJ juga berterima kasih kepada Satgas karena telah memberitahu kepada dirinya bahwa membawa dan menyimpan senjata api ilegal adalah suatu perbuatan melanggar hukum dan dapat dikenakan sanksi pidana. Karena berdasarkan Undang Undang Darurat No.12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api ilegal, dijelaskan bahwa barang siapa yang menyalahgunakan senjata api dapat dihukum dengan hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup atau hukuman penjara sementara setinggi tingginya dua puluh tahun.

Satgas 501 Kostrad berharap warga Papua, khususnya warga yang berada di wilayah Perbatasan bisa mencontoh apa yang telah dilakukan oleh JJ. Hingga berita ini di rilis, senjata api rakitan tersebut saat ini masih berada di Pos Komando Taktis (Kotis) untuk diamankan dan akan diserahkan ke Komando Pelaksana Operasi (Kolakops) Korem 171/PWY. (ABE/ON)

Related posts
PapuaPolitikSupiori

KPU Supiori Tetapkan Yan Imbab-Nichodemus Ronsumbre, Bupati dan Wabup Terpilih

2 Mins read
Orideknews.com, SORENDIWERI, – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Supiori menetapkan Drs. Yan Imbab-Nichodemus Ronsumbre sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Supiori Tahun… Bagikan ini:TwitterFacebookMenyukai ini:Suka Memuat...
HukumJayapuraKesehatanKriminalPapua

Kasus Peggelapan Dana BPJS Rp.1,5 M di RSUD Abepura Dilimpahkan ke Kejaksaan

1 Mins read
Orideknews.com, Jayapura Kota, – Kasus Penggelapan dana BPJS senilai Rp.1,5 Miliar di Rumah Sakit Umum (RSUD) Abepura pada Kamis, (21/1/21) sore dilimpahkan… Bagikan ini:TwitterFacebookMenyukai ini:Suka Memuat...
BiakKesehatanPapua

Vaksin Covid-19 Kabupaten Biak Numfor akan Tiba Pertengahan Februari

1 Mins read
Orideknews.com, BIAK, – Vaksin Covid-19 tahap pertama untuk kabupaten Biak Numfor direncanakan tiba pada pertengahan Februari 2021 mendatang. Hal ini dikatakan Bupati… Bagikan ini:TwitterFacebookMenyukai ini:Suka Memuat...
Power your team with InHype

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: