NEW!Breaking news - Puncak HPN, Dr. Keliopas Krey Terima Penghargaan PWI Papua Barat Baca Selengkapnya 

ManokwariPapua BaratPendidikanPolbangtan Manokwari

STPP Manokwari Siap Dampingi Petani Lokal Ransiki

1 Mins read
Orideknews.com, Manokwari- Sebagai petani orang asli Papua, yang baru memulai menanam padi masih membutuhkan pendampingan, agar petani lokal bisa meningkatkan hasil panen yang baik. 

Hal itu pun diakui oleh bupati Manokwari Selatan, Markus Waran saat menghadiri panen raya di kampung Hamawi distrik Ransiki kabupaten Mansel beberapa waktu lalu.

Bupati meminta, agar petani lokal bisa menyumbang swasembada padi di daerah tersebut masih membutuhkan pendampingan dari akademisi yakni Sekolah Tinggi Penyuluh Pertanian (STPP) Manokwari yang diyakini memiliki SDM yang handal.

Waran mengatakan, para petani asli Papua jelas berbeda dengan para petani dari luar Papua, yang sudah sejak lama menggarap pertanian seperti kedelai, jagung dan padi.

Ketua STPP Manokwari, Dr. drh. Maya Purwanti, MS

“Sementara masyarakat asli Papua belum terbiasa menggarap pertanian dengan lahan besar seperti itu. Makanya, kami butuh pendampingan agar ke depan masyarakat Papua bisa menjadi petani sukses seperti petani dari daerah lain,” katanya.

Menanggapi permintaan bupati Mansel tersebut, Ketua STPP Manokwari, Dr. drh. Maya Purwanti, MS menyatakan siap membantu pemerintah setempat untuk melakukan pendampingan kepada petani asli di daerah tersebut.

“karena ini cetak sawah baru dan kelompok taninya juga baru, dan asli masyarakat Papua memang sangat butuh pendampingan oleh penyuluh pertanian sampai mereka terampil mengolah sawah, dari kami STPP Manokwari akan selalu siap untuk melakukan pembinaan dan pendampingan kepada petani lokal tersebut sampat terampil seperti yang di minta bapak bupati.” Ujarnya saat ditemui Orideknews.com pada Selasa (6/3/2018).

Maya memastikan, dalam pendampingan kepada petani lokal Ransiki itu akan melibatkan dosen dan mahasiswanya. “Untuk pendampingan nanti, selain dosen kita juga libatkan mahasiswa aktif semester 4,” ungkapnya.

Maya menambahkan, pendampingan kepada petani lokal itu nantinya dimulai dari cara menanam hingga perawatan tanaman padi, yang akan ditanam di lahan kering.
“Mulai dari cara menanam, menggunakan metode menanam seperti apa, hingga cara merawat tanaman, karena ini di lahan kering.” Imbuhnya.(RED/ON)

Related posts
Papua BaratPegunungan Arfak

Bupati Yosias Saroy Gelar Syukuran di Distrik Hingk

1 Mins read
Orideknews.com, Pegaf– Setelah dilantik sebagai Bupati Pegunungan Arfak akhir Februari lalu oleh Gubernur Papua Barat Drs Dominggus Mandacan, Jumat (5/3/2021) Keluarga Yosias… Bagikan ini:TwitterFacebookMenyukai ini:Suka Memuat...
NasionalPendidikan

Kolaborasi Kementan-Kemendikbud Hadirkan Penerapan Konsep Merdeka Belajar

1 Mins read
Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melakukan penandatanganan kerjasama dukungan duta petani milenial terhadap penerapan merdeka belajar,… Bagikan ini:TwitterFacebookMenyukai ini:Suka Memuat...
ManokwariOlahragaPapua Barat

Tengahi Masalah Internal Pengurus Asprov PSSI PB-Kepala Pelatih Galanita, Koni Bertemu Orang Tua Atlit

2 Mins read
Orideknews.com, Manokwari, – Komite Nasional Olahraga Indonesia (KONI) Papua Barat melakukan mediasi sekaligus pertemuan bersama orang tua dan para atlit Galatina Papua… Bagikan ini:TwitterFacebookMenyukai ini:Suka Memuat...
Power your team with InHype

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati Salin Tanpa Izin kena UU No.28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI No.19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI No.11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
%d blogger menyukai ini: