Subsidi Dipertanyakan, Warga Mamberamo Juga Ingin Transparansi Jadwal Penerbangan Dimonim Air

1
Orideknews.com, MAMBERAMO RAYA – subsidi penerbangan udara dari Kementrian Perhubungan kepada maskapai Dimonim Air yang diperuntukan kepada kabupaten Mamberamo Raya dengan rute Jayapura – Kasonaweja, telah diberlakukan sejak tahun 2007 hingga saat ini. Namun, terkesan ditutupi pihak maskapai maupun para pengelola bandar udara Kasonaweja.
Hal ini mengakibatkan masyarakat yang ingin menggunakan jasa subsidi penerbangan murah tersebut, tidak mengetahui secara pasti jadwal penerbangan yang ada.
Kepala Kampung Kasonaweja, Simon Bilasi mengaku penerbangan subsidi Dimonim Air yang selalu tertutup atas jadwal penerbangan ke kasonaweja.
” Selama ini masyarakat Mamberamo tidak tahu jadwal pasti dari pada penerbangan subsidi dimonim air, terkadang kami kaget pesawat turun baru kami tahu itu Dimonim Air. Padahal pesawat ini sudah disubsidi pemerintah pusat untuk masyarakat kurang mampu,“ jelas Bilasi.
Dikatakannya bahwa, sesuai hasil pengamatannya sejak beberapa tahun terakhir masyarakat cukup bingung dan tidak menikmati subsidi penerbangan yang diberikan Kementrian Perhubungan tersebut.
“Pihak maskapai tidak pernah menyampaikan kepada masyarakat jadwal penerbangan seminggu berapa kali. Sehingga subsidi penerbangan yang seharusnya dinikmati masyarakat kurang mampu justru sebaliknya diduga dibisniskan kepada para penumpang dengan harga yang tiket yang mahal,” ucapnya.
Sementara itu, kepala dinas Perhubungan Kabupaten Mamberamo Raya, Beny Imbiri yang dikonfirmasi mengaku dirinya tidak mengetahui secara pasti kesepakatan kerjasama tersebut, karena merupakan kewenangan Kementrian Perhubungan bersama pihak Dimonim Air.
Tetapi lanjutnya, sebagai SKPD teknis yang bertanggungjawab atas transportasi udara di Mambramo Raya, maka dirinya berjanji akan mengecek ke Pemerintah Pusat atas subsidi penerbangan tersebut.
“Sebagai kepala dinas Perhubungan saya sangat menyayangkan teman- teman airlines di Jayapura yang sudah dipercayakan untuk melayani subsidi penerbangan ke Mambramo oleh Kementrian Perhubungan, karena sampai sekarang jadwal penerbangan tidak rutin setiap minggu, tetapi kadang bisa hampir sebulan baru satu kali terbang,” bebernya.
Imbiri mengakui, banyak keluhan masyarakat Mambramo Raya atas tingginya harga transportasi udara selama ini ke Mambramo Raya karena fasilitas bandara yang tersedia masih sangat minim. Sehingga membuat maskapai penerbangan selalu memainkan harga yang cukup tinggi terutama penerbangan reguler seperti Susy Air, Alfa Trans, Alda Air maupun Yajasi.
Tahun ini kata Imbiri, Pemerintah Daerah akan melakukan pengaspalan terhadap bandara Kasonaweja agar bisa layak didarati pesawat udara. Sehingga pihak dinas perhubungan dapat menjalin komunikasi yang baik dengan pihak maskapai agar bisa menurunkan tarif.
“Kami akan tingkatkan status bandara Kasonaweja untuk diaspal dan kita benahi fasilitas dibandara yang masih minim, agar kedepan kita mengatur tarif angkutan transportasi udara dengan beberapa maskapai yang ada agar bisa dijangkau oleh masyarakat kurang mampu,” tutur imbiri.
Imbiri berharap kepada pemerintah pusat melalui Kementrian Perhubungan khususnya Satuan Kerja Subsidi Transportasi Udara agar dapat memperhatikan persoalan tersebut dengan baik, agar tidak merugikan masyarakat Mambramo Raya.
Untuk diketahui bahwa subsidi penerbangan yang diberikan Kementrian Perhubungan kepada maskapai penerbangan Dimonim Air dengan harga tiket penumpang Jayapura – Kasonaweja (PP) sebesar Rp312.000 sedangkan untuk penerbangan regular tanpa subsisi sebesar Rp2.700.000 hingga Rp3.700.000. (LIE/ON).
Baca Juga :  Geisler Ap Disambut di Mapolda, Kapolda: Kita Bangga Anak Papua Harumkan Nama Indonesia

1 KOMENTAR

  1. Slmt beroperasi dengan maskapai Sinonim Air dan slmt tahun baru 19 janu.2019 dan smuny,km masyarakat pedalaman Papua khususnya distrik borme kabupaten pegunungan bintang untuk membantu km subsidi di tahun ini melalui APBN permohonan singkat km masyarakat pedalaman yang tidak bisa melihat dengan mata kepala dan juga para pemimpin di diminum air.
    by.toko masyarakat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here