UPT Kementan di Papua Barat Bertemu Gubernur, Bahas Program Pembangunan Pertanian

0
Foto bersama usai pertemuan Sinkronisasi Pembangunan Pertanian, UPT Kementan Bertemu Gubernur Dominggus. Foto:IST
Foto bersama usai pertemuan Sinkronisasi Pembangunan Pertanian, UPT Kementan Bertemu Gubernur Dominggus. Foto:IST

 


Orideknews.com, MANOKWARI, – Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Manokwari, drh. Purwanta,M.Kes mengatakan pertemuan yang dilakukan pihaknya dengan UPT Kementan di Papua Barat bersama Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan belum lama ini, membahas terkait Program Pembangunan Pertanian di Papua Barat.

Program Pembangunan Pertanian yang dimaksud adalah Komando Strategis Pembangunan Pertanian (Kostra Tani),  program Pertanian Masuk Sekolah (PMS) Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor (GRATIEKS), Program Family Farming dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Pertanian.

Purwanta mengaku, Gubernur Dominggus menyambut baik dan mensupport program-program Kementerian Pertanian yang disampaikan pihaknya bersama kepala PTP Papua Barat, Kepala Stasiun Karantina Kelas I Sorong dan Kepala Stasiun Karantina Kelas II Manokwari.

Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan Manokwari pose bersama Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan usai pertemuan belum lama ini. Foto: IST
Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan Manokwari pose bersama Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan usai pertemuan belum lama ini. Foto: IST

“Beliau sangat apresiasi karena intinya, pemerintah itu harus hadir ditengah-tengah masyarakat. Tidak cumin hadir, tapi bagaimana masyarakat bisa sejahtera sesuai dengan tujuan pembangunan Pertanian,” tutur Purwanta.

Sebagai informasi, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo, pada program 100 hari kerja, Dirinya akan fokus memperbaiki data pangan.

Kemudian membangun sistem Komando Strategi Pertanian (Kostra Tani) hingga tingkat kecamatan. Perbaikan konsep asuransi dan Bank pertanian, mengidentifikasi pengembangan industri pangan yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan dan menjamin ketersediaan pangan strategis 3 bukan ke depan untuk 267 juta jiwa. (ALW/ON)

Baca Juga :  Kabupaten Teluk Bintuni Ingin Trading LNG dari BP Tangguh, Ini Alasannya



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here