Anggota DPRD Tambrauw, Hugo Asrouw Menolak Otsus Jilid II dan Pemekaran

2
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Tambrauw, Hugo C Asrouw
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Tambrauw, Hugo C Asrouw

Orideknews.com, MANOKWARI, – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Tambrauw, Hugo C Asrouw menolak rencana Pemerintah Pusat memperpanjang Otonomi Khusus (Otsus) setelah berakhir tahun 2021 mendatang.

Menurut Hugo, apa yang menjadi indikatornya, sehingga Negara dengan sepihak merencanakan Otsus Jilid II seperti yang dikatakan oleh Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD yang dilansir Tribunnews.com di JAKARTA. Rabu, (11/3/2020).

Hugo menyatakan bahwa, Otsus gagal total Bagi Orang Asli Papua (OAP). “Jika kemudian kedua hal ini diterapkan maka ini bisa dikategorikan sebagai pembunuhan bagi kami OAP,” sebut Hugo.

Dikatakannya, sekian tahun lamanya Otsus di berlakukan di Provinsi Papua yang kemudian 2008 lahirlah satu lagi Provinsi Papua Barat.

“Artinya bahwa kami Rakyat tidak merasakan dampak  posistif dari otonomi khusus tersebut. Perlu juga Pemerintah harus melakukan evaluasi Otsus selama ini bersama Rakyat Papua,” tutur Hugo.

Dia menegaskan, menolak rencana perpanjang Otsus dan pemekaran oleh pemerintah  karena beberapa hal ini. Pertama Otsus gagal bagi rakyat kecil, kedua Otsus bukan tentang uang tetapI tentang pemberdayaan, keperpihkan dan perlindungan  dan ketiga, pemekaran diperuntukan kepada siapa, jika belum ada perlindungan ,dan keperpihakan kepada OAP.

“Pemekaran hadir pun tak mampu mengangkat angka kemiskinan di atas tanah yang konon kaya akan susu dan madu ini,” tutup Hugo. (ALW/ON)

Baca Juga :  Unggul di 20 Kabupaten, KPU Papua Tetapkan LUKMEN Sebagai Gubernur – Wakil Gubernur Terpilih



2 KOMENTAR

  1. Sangat Salut
    Sudah Cukup Membermainkan kami Rakyat Papua Barat,Kali ini Kembar kan Hak kesulungan kami kepada Rakyat Papua

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here