Bupati Herry: 3.000 Orang Biak Minta Pulang Ditengah Pandemi Covid-19

0
Bupati Kabupaten Biak Numfor, Herry A. Naap
Bupati Kabupaten Biak Numfor, Herry A. Naap

Orideknews.com, BIAK, – Bupati Biak Numfor, Herry Ario Naap menyampaikan bahwa ditengah wabah pandemi Covid-19 saat ini, justru 3.000 orang Biak hendak minta untuk dipulangkan.

Demikian disampaikan Bupati Naap pada saat jumpa pers, Sabtu (23/5/2020). Dikatakan Herry Naap, warga Biak yang terkonfirmasi untuk pulang ke kabupaten Biak Numfor tersebar di kabupaten, kota provinsi Papua dan Papua Barat.

Menurut Bupati Naap, sesuai data menyebutkan, warga Biak yang terkonfirmasi minta pulang tersebar di kabupaten Manokwari Papua Barat 500 orang, Kota Sorong 500 orang, Jayapura 700 orang, kabupaten Timika 500 orang, Yapen 200 orang, Nabire 300 orang.

“Artinya bahwa orang Biak yang berada di Papua dan Papua Barat ini minta pulang, sehingga kalau orang Biak di luar tanah Papua juga minta pulang berarti terhitung kurang lebih ada sekitar  3.000 sampai dengan 4.000 orang yang minta pulang ke Biak Numfor,” ungkap Ario Naap.

Meskipun ribuan data orang Biak menginginkan untuk pulang ditengah wabah Covid-19 ini, tetapi yang menjadi pertanyaan Bupati, apakah ada garansi yang menyatakan mereka itu bebas dari pandemi Covid-19 atau tidak.

Lebih lanjut, Bupati saat ini warga Biak Numfor di Jayapura sudah menjalani pemeriksaan rapid test Covid-19 untuk dipulangkan.

“Apabila orang Biak dari satu daerah di tanah Papua diperbolehkan kembali ke Biak, maka daerah lainnya ingin pulang juga,” sebut Bupati.

Oleh karena itu sangat penting untuk diwaspadai dan diperhatikan oleh warga Biak Numfor di tanah Papua, bahkan seluruh Indonesia untuk tetap bersabar hingga situasi Covid-19 ini berakhir.

Dikatakan Naap, bencana non alam atau wabah pandemi Covid-19 ini bukan saja melanda masyarakat kabupaten Biak Numfor atau tanah Papua saja, tetapi virus corona ini melanda seluruh belahan Dunia secara global.

Baca Juga :  Patroli dan Razia TNI-Polri di Kota Jayapura, 1 Unit Motor Curian Diamankan

Naap menyampaikan, untuk memulangkan orang Biak Numfor harus ada rasa keadilan, misalnya jika warga yang di Jayapura dipulangkan, maka warga di daerah lainnya akan cemburu dan minta dipulangkan.

“Jadi kalau nanti menimbulkan masalah, maka diharapkan bahwa seluruh masyarakat Biak Numfor yang di luar tetap bersabar, sebab sesuai instruksi setiap warga di daerah manapun wajib terlayani oleh pemerintah setempat selama masa LockDown Covid-19,” tambah Bupati Herry Naap. (HUM/EN/ON)




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here