NEW!Breaking news - Puncak HPN, Dr. Keliopas Krey Terima Penghargaan PWI Papua Barat Baca Selengkapnya 

HukumKriminalManokwari

Dalam Bulan Mei 2019, Polisi Ungkap 2 Industri Miras Rumahan Di Manokwari

1 Mins read
Orideknews.com, MANOKWARI, – Satnarkoba Polres Manokwari perbulan Mei 2019, menggerebek 2 tempat industri rumahan minuman keras (miras) oplosan  jenis cap tikus (CT) di tempat berbeda.
Sesuai catatan www.orideknews.com, Satnarkoba Polres Manokwari pada tanggal 22 Mei 2019 dini hari sekira pukul 02.30 WIT, menggerebek sebuah industri rumahan miras oplosan  jenis CT di Sowi, Marampa Manokwari, Papua Barat.
Dari temuan itu, tersangka pelaku HF (32 Tahun)  yang berprofesi sebagai nelayan telah diamankan di Mapolres Manokwari bersama barang bukti berupa 6 kantong plastik miras oplosan jenis CT (perkantong berisi 20 liter jumlah sekitar 120 liter), 1 bungkus fermipan, 500 gram, 2 kompor hock, 2 buah panic besar, 7 buah drum warna biru, 1 pack plastik es batu, 5 batang pipa stainless dan 2 buah corong warna biru.

Industri miras rumahan di Sowi, Marampa, Manokwari.

Setelah penggerebekan itu, tak butuh waktu lama untuk mengungkap lagi sebuah industri rumahan miras oplosan jenis CT. Pada Kamis, 30 Mei 2019 sekira pukul 11.30 WIT, Anggota Satnarkoba Polres Manokwari yang dipimpin Kapolres AKBP. Adam Erwindi, S.IK didampingi Kasat Narkoba Iptu. Jamhari menggerebek industri rumahan miras oplosan jenis CT di hutan muara Pami, Distrik Pantura, Kabupaten Manokwari.
Hasil penggerebekan 1 orang tersangka pelaku AI (36 tahun) telah diamankan juga bersama barang bukti berupa 11 drum (1 terisi bahan baku siap produksi), fermipan, gula merah, 10 liter miras gagal produksi, 2 kompor hock, 2 panci berisi bahan baku bekas penyulingan.

Industri miras rumahan di hutan muara Pami, Pantura, Manokwari.

Sesuai keterangan Kapolres Manokwari, AKBP. Adam Erwindi, S.IK kedua tersangka pelaku HF (penggerebekan di Sowi) dan AI (penggerebekan di Pami) dalam menjalani bisnis haram itu, kedua tersangka pelaku mendapat keuntungan fantastis. Dari hasil penjualan yakni 1-2 juta rupiah dalam sehari.
Akibat perbuatan itu, para tersangka dijerat dengan UU No.7 tahun 2014 tentang perdagangan, UU No.18 tahun 2012 tentang pangan dan UU kesehatan No.36 tahun 2012 dengan ancaman 15 tahun penjara. (RED/ON)

Related posts
ManokwariOlahragaPapua Barat

Tengahi Masalah Internal Pengurus Asprov PSSI PB-Kepala Pelatih Galanita, Koni Bertemu Orang Tua Atlit

2 Mins read
Orideknews.com, Manokwari, – Komite Nasional Olahraga Indonesia (KONI) Papua Barat melakukan mediasi sekaligus pertemuan bersama orang tua dan para atlit Galatina Papua… Bagikan ini:TwitterFacebookMenyukai ini:Suka Memuat...
Ekonomi & BisnisManokwariPapua Barat

Pemodal Besar Monopoli, Aspater Manokwari Minta Kadin Papua Barat Lindungi dan Dukung UMKM

3 Mins read
Orideknews.com, Manokwari,– Wakil ketua Asosiasi Kerukunan Peternak Ayam Petelur Manokwari, Farid Maulana berharap Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Papua Barat selaku kumpulan… Bagikan ini:TwitterFacebookMenyukai ini:Suka Memuat...
Ekonomi & BisnisManokwariPapua Barat

PLN UP3 Manokwari Himbau Masyarakat Relakan Tanamannya Jika Dipangkas

1 Mins read
Orideknews.com, Manokwari, – Sebagian besar gangguan jaringan listrik di Manokwari akibat pepohonan. Hal ini diakui Plh. Manajer PLN UP3 Manokwari, Arvy Tryudha…. Bagikan ini:TwitterFacebookMenyukai ini:Suka Memuat...
Power your team with InHype

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati Salin Tanpa Izin kena UU No.28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI No.19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI No.11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
%d blogger menyukai ini: