Di Manokwari, Ayah Kandung Tega Setubuhi Anak 3 Kali

0
Di Manokwari, Ayah Kandung Tegah Setubuhi Anak 3 Kali
Di Manokwari, Ayah Kandung Tegah Setubuhi Anak 3 Kali
Orideknews.com, MANOKWARI, – Di Manokwari, Ayah Kandung Tega Setubuhi Anak 3 Kali. Seorang ayah berinisial TW dilaporkan pada Jum’at 12 Juli 2019 ke SPKT Polda Papua Barat di Anday, Manokwari, Papua Barat.
TW yang berprofesi sebagai supir ini dilaporkan AB karena, tegah melakukan persetubuhan terhadap LB (12 Tahun) yang merupakan anak kandungnya sebanyak 3 kali dalam kurung waktu desember 2018 dan Juli 2019.
Sesuai keterangan Kapolda Papua Barat, Brigjen Pol Herry Rudolf Nahak melalui Kabid Humas Polda Papua Barat, AKBP Mathias J Krey, Jum’at (12/7/2019) malam, disebutkan bahwa, korban LB siswa kelas 3 SMP ini tinggal dalam satu kamar di rumah bapak tuanya di Jl. Angkasa Mulyono Amban.
“Pelaku sudah melakukan persetubuhan terhadap korban sebanyak 3 kali, yang pertama Desember 2018 sebanyak 1 kali dan yang kedua pada  02 Juli 2019 sebanyak 2 kali,” ujar Kabid Humas melalui keterangan persnya.
Kabid Humas menjelaskan, setiap kali pelaku TW melakukan persetubuhan terhadap korban, korban dalam keadaan tidur, sehingga korban tidak sadar pada saat pelaku membuka celana korban.
“Kemudian pada saat pelaku memasukkan alat kemaluannya ke dalam kemaluan korban, saat itu, korban langsung terbangun dan menendang pelaku,” tuturnya.
Korban LB bersama mama ade/tantenya saat melaporkan kejadian persetubuhan di SPKT Polda Papua Barat.
Kemudian, lanjut Kabid Humas, setelah itu pelaku TW mengancam korban dengan kata-kata ancaman. “Jangan ko kasitahu mama ade, nanti saya pukul ko mati, sehingga dengan adanya ancaman tersebut, korban menjadi takut,” beber Kabid Humas.
Sehingga, jelas Kabid Humas, pada saat ada kesempatan keluar dari rumah 6 juli 2019, korban ke rumah mama ade/tantenya dan setelah beberapa hari barulah korban menceritakan kejadian yang dialaminya sehingga dilaporkan kejadian ke Polda Papua Barat.
Atas perlakukan bejat TW, dia diancam Pasal 81 ayat (1) dan (3) UU No. 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan anak. (ALW/ON)
Baca Juga :  Tokoh Muda Asli Papua Diminta Mencerminkan Filosofi dan Nilai Historis Didirikannya DAP 16 Tahun Lalu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here