Hampir Sebulan, Aktifitas Belajar Mengajar Di Mamberamo Lumpuh Total

0
Hampir Sebulan, Aktifitas Belajar Mengajar Di Mamberamo Lumpuh Total
Hampir Sebulan, Aktifitas Belajar Mengajar Di Mamberamo Lumpuh Total
Orideknews.com, MAMBERAMO RAYA,- Proses belajar mengajar khususnya di SD dan SMP di kabupaten Mamberamo Raya, selama hampir sebulan terakhir tidak berjalan, akibat mogok mengajar tenaga guru.
Mogok mengajar ini diketahui karena hak para guru hingga kini belum diselesaikan Dinas Pendidikan kabupaten Mamberamo Raya.
Penanggung Jawab aksi mogok, Noak Doromi mengatakan proses mengajar guru se-kabupaten Mambramo Raya dilakukan, karena hingga kini Kepala Dinas Pendidikan belum berkenan menemui mereka untuk menyelesai hak para guru.
Dia mengakui, edaran aksi mogok yang telah dikeluarkan ke seluruh sekolah yang tersebar di Mamberamo Raya akan dicabut apabila hak guru dibayarkan.
“Kami komitmen dan tegaskan bahwa kita guru mogok mengajar sampai hak kami berupa gaji 13, gaji 14, gaji bulan Mei dan Juni dibayarkan dulu baru sekolah kami buka dan ada aktifitas belajar mengajar,” jelas Noak, belum lama ini.
Kata dia, Bupati telah melakukan pertemuan dengan guru di kediamannya di Burmeso beberapa waktu lalu, dan bupati berjanji akan segera menyelesaikan hak guru dengan segera agar proses pendidikan bisa berjalan.
“Kita sudah bertemu dengan bapak bupati di kediaman, dan beliau sangat prihatin dengan persoalan ini.  Dan bupati berjanji akan menyelesaikan hak guru dengan segera. Kami juga minta agar hak kami dibayarkan tetapi Kepala Dinas dan beberapa perangkatnya di Dinas harus diganti karna kalau tidak pendidikan di Mamberamo Raya ini akan makin banyak dirundung masalah, ” tegasnya.
Sementara itu, Marthen Bilasi salah satu orang siswa di Kasonaweja menyayangkan aksi mogok mengajar tersebut yang berdampak pada proses belajar mengajar anak-anak didik terhambat. Ia berharap masalah itu segera diselesaikan Pemerintah Daerah bersama Dinas Pendidikan agar aktifitas belajar dapat kembali normal.
“Pendidikan ini merupakan dasar dari SDM anak anak Mamberamo, sehingga pemerintah harus memberikan perhatian besar ke bidang ini. Kami orang tua siswa sangat prihatin karena sudah tidak ada aktifitas belajar mengajar, dan Kepala Dinas juga tidak pernah naik ke Mamberamo untuk ketemu guru-guru, bicara dan carikan solusi supaya mogok mengajar ini tidak berkepanjangan dan anak anak kami ini tidak menjadi korban pendidikan, ” ungkap Marthen.
Bupati Mamberamo Raya yang diwakili Staf Ahli Hukum, Bily Maniagasi mengakui permasalahan aksi mogok mengajar oleh guru telah disikapi secara serius oleh Bupati Dorinus Dasinapa dimana, telah melakukan tatap muka bersama dan persoalan hak guru dalam waktu dekat akan dibayarkan.
“Pak bupati sangat konsen untuk menuntaskan aksi mogok mengajar guru-guru dengan segera membayarkan hak guru, agar proses belajar mengajar kembali dibuka. Dan pak Bupati telah berkomitmen bahwa mulai bulan Agustus, semua gaji guru sudah kembali normal masuk direkening seperti semula. Bupati juga telah memerintahkan Kepala Dinas Pendidikan agar bertanggungjawab atas masalah ini,” sebut Maniagasi.
Hingga berita ini ditayangkan, Kepala Dinas Pendidikan, Beny Amoye maupun Sekretaris Dinas yang telah dikonfirmasi via telepon seluler, melalui sms maupun pesan WhatsApp berulang kali pun, tidak memberikan klasifikasi terkait aksi mogok mengajar guru-guru di kabupaten Mamberamo Raya.(NAP/ON)
Baca Juga :  ISTEECOMAH II: Kader PII Wati Diharapkan Jadi Agen Perubahan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here