NEW!Breaking news - Kasus Peggelapan Dana BPJS Rp.1,5 M di RSUD Abepura Dilimpahkan ke Kejaksaan Baca Selengkapnya 

BiakPapua

Hari Ini, Pemda Biak Resmi Larang Penggunaan Kantong Plastik di Toko

1 Mins read
Orideknews.com, BIAK, – Hari Ini, Pemda Biak Resmi Larang Penggunaan Kantong Pelastik di Toko. Mulai terhitung 1 Juni 2019, Pemerintah Kabupaten Biak Numfor, Papua resmi melarang penggunaan kantong plastik di toko moderen dan pusat perbelanjaan yang ada di kabupaten tersebut.
Larangan itu sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) kabupaten Biak Numfor Tentang Pengelolaan Sampah pasal 57 dan 59 Denda larangan dalam pengelolaan sampah maksimal Rp.10 juta.
Bupati Kabupaten Biak Numfor, Herry Ario Naap,S.Si.,M.Pd pada Senin 20 Mei 2019 lalu telah menghimbau kepada masyarakat agar menyediakan atau membawa kantong Inokson atau noken sendiri.
Inokson merupakan kantong khas Biak yang dibuat oleh mama – mama Papua secara khusus mama mama Biak.
Bupati dalam penyampaian pada Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2019 lalu, mengatakan Inokson  harus digunakan.

Bupati Kabupaten Biak Numfor, Herry Ario Naap,S.Si.,M.Pd

Menurutnya, dengan membeli Inokson atau noken menjadi bagian dari peran kita untuk mendukung budaya lokal Biak, Papua serta memberikan dukungan dan menggerakan ekonomi kreatif masyarakat kecil di Kabupaten Biak Numfor.
Adapun himbauan untuk pemilik maupun pengelola toko-toko moderen yang ada di Kabupaten Biak Numfor wajib mengikuti diwajibakn mengikuti dan menaati Perda tersebut.
Jika tidak dihindahkan Perda itu, pelaku usaha akan dikenai sanksi administrasi. Pertama Paksaan Pemerintah atau Penghentian Usaha selama 3 hari. Kedua, dikenakan uang paksa, kemudian pencabutan ijin Usaha.
Sesuai dengan kewenangan, pelaksanaan kebijakan pemerintah melalui Pol-PP maupun Dinas Perindag, DPTSP dan Lingkungan Hidup akan secara rutin mengawasi peraturan tersebut mulai 1 Juni 2019 hingga seterusnya.
Untuk diketahui, berdasarkan Kebijakan dan Strategi Daerah (Jakstrada) Kabupaten Biak Numfor, target pengurangan sampah sebesar 30 persen sampai tahun 2025 sehingga pada tahun itu penggunaan menjadi 70 persen. (YM/ON)

Related posts
PapuaPolitikSupiori

KPU Supiori Tetapkan Yan Imbab-Nichodemus Ronsumbre, Bupati dan Wabup Terpilih

2 Mins read
Orideknews.com, SORENDIWERI, – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Supiori menetapkan Drs. Yan Imbab-Nichodemus Ronsumbre sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Supiori Tahun… Bagikan ini:TwitterFacebookMenyukai ini:Suka Memuat...
HukumJayapuraKesehatanKriminalPapua

Kasus Peggelapan Dana BPJS Rp.1,5 M di RSUD Abepura Dilimpahkan ke Kejaksaan

1 Mins read
Orideknews.com, Jayapura Kota, – Kasus Penggelapan dana BPJS senilai Rp.1,5 Miliar di Rumah Sakit Umum (RSUD) Abepura pada Kamis, (21/1/21) sore dilimpahkan… Bagikan ini:TwitterFacebookMenyukai ini:Suka Memuat...
BiakKesehatanPapua

Vaksin Covid-19 Kabupaten Biak Numfor akan Tiba Pertengahan Februari

1 Mins read
Orideknews.com, BIAK, – Vaksin Covid-19 tahap pertama untuk kabupaten Biak Numfor direncanakan tiba pada pertengahan Februari 2021 mendatang. Hal ini dikatakan Bupati… Bagikan ini:TwitterFacebookMenyukai ini:Suka Memuat...
Power your team with InHype

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

1 Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: