Max Marisan Nahkodai SMA Oikoumene, Mofu: Siapapun Pemimpin Harus Punya Jiwa Semangat Tinggi

0
Drs. Arius Mofu, M.Pd. dok. orideknews.com
Drs. Arius Mofu, M.Pd. dok. orideknews.com

Orideknews.com, MANOKWARI, – Jabatan Kepala Sekolah Menengah Atas (SMA) Oikoumene Manokwari telah diserahterimakan dari Drs. Arius Mofu, M.Pd pada Max Marisan, S.Pd.

Pada kesempatan itu, Arius Mofu menekankan bahwa, SMA Oikoumene dianggap sekolah biasa, tetapi nyatanya output yang dihasilkan duduki jabatan penting dan strategis, baik di bidang pemerintahan, pendidikan, Politik hingga Kepolisian.

Dengan capaian itu, sebut Mofu, siapapun kepala sekolah yang memimpin SMA Oikoumene harus mempunyai jiwa semangat yang tinggi.

“Sekolah ini kita bangun dengan semangat, siapa yang jadi kepala sekolah disini jangan pikir kaya. Anda harus punya passion, anda harus punya hati untuk melayani disini,” ujar Mofu.

Dia mengaku pada masa memimpin kepala SMA Oikoumene, banyak masalah yang tidak ada habisnya sehingga dia berpesan kepada kepala sekolah baru, Max Marisan agar tidak terkejut jika menemui masalah yang belum pernah ditemuinya.

“Kekurangannya banyak sekali, tetapi jangan pernah merasa kurang, berdoa supaya Tuhan selalu berperkara,” harap Mofu.

Kata Kepala Bidang SMK dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat ini bahwa, kekurangan yang ada di SMA Oikoumene, pihaknya saat menjabat terus melengkapi sehingga saat ini SMA Oikoumene telah berada pada fase SMA IT.

Pose bersama para alumni usai serah terima jabatan kepala sekolah Oikoumene Manokwari. dok.orideknews.com
Pose bersama para alumni usai serah terima jabatan kepala sekolah Oikoumene Manokwari. dok.orideknews.com

“Bapak ibu banyak yang belum tahu kalau pengelolaan sekolah ini 100 persen berbasis IT, bukan lagi system computer tapi ini berbasis android. Kemarin dalam penerimaan rapor, kemudian semuanya 100 persen dilayani dengan Android Based Test (ABT). Itu artinya bahwa ada perkembangan yang positif, signifikan di SMA Oikoumene,” ungkapnya.

Mofu lalu menyampaikan permohonan maaf pada semua pihak jika saat menjabat ada perbuatan, tutur kata menyakitkan ataupun sesuatu yang belum dibuat dengan sempurna.

Baca Juga :  Angka Malaria Tinggi, Dinkes Provinsi Papua Barat dan Kabupaten Tambrauw Gelar Skrining

“Saya secara pribadi dan keluarga memohon maaf yang sebesar-besarnya karena kami belum mampu untuk berbuat yang terbaik di sekolah ini. Dalam tutur kata dalam tindakan, kadang sebagai manusia tidak terlepas dari kekurangan itu,” sebut Mofu Senin, (13/7/2020).

Dia berharap kepala SMA baru dapat menjadikan SMA Oikoumene sebagai jembatan untuk para siswa untuk meraih cita-cita.

Sementara itu, kepala SMA Oikoumene Manokwari, Max Marisan, S.Pd  menuturkan bahwa, apa yang telah dibuat oleh mantan kepala sekolah, Arius Mofu dan kepala SMA sebelumnya

“Saya tidak komentar banyak tapi saya siap menjaga apa yang sudah dilakukan dan saya siap menambahkan apa yang perlu dilakukan,” singkat Max. (ALW/ON)




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here