Peringati Dies Natalis ke-2, Polbangtan Manokwari, Pusdiktan, dan Pustaka Kementan Gelar Virtual Literasi

0

Orideknews.com, Manokwari, – Peringati Dies Natalis ke-2, Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Manokwari mengadakan virtual literasi.  Dalam Virtual Literacy + Live Agriculture in Action dengan mengangkat tema “Kampus Berbasis Teaching Factory”.

Salah satu karya nyata Polbangtan Manokwari yakni dengan berjalannya Program Teaching Factory (TEFA) baik di Lahan Praktik Andai, Manokwari ataupun Kampus Reremi, Manokwari.

Pada kesempatan itu ditayangan TEFA  yang membuat Moderator kegiatan, Ifan Muttaqien merasa itu hadir di Manokwari, Papua Barat dengan keindahan alamnya.

“Dari timur Indonesia, segenap civitas akdemika Polbangtan Manokwari siap berkarya untuk Tanah Papua dan Indonesia,” kata Direktur Polbangtan Manokwari, drh. Purwanta, M.Kes.

Direktur Polbangtan Manokwari menyambut baik keberlanjutan kegiatan Virtual Literacy + Live Agriculture in Action terlebih di masa pandemi covid-19.

Wabah yang masih meresahkan hingga saat ini, mengharuskan sebagian besar mahasiswa melakukan learning from home (LFH).

“Dari covid banyak hal2 positif yang bisa timbulnya inovasi2 baru, dari kampung halaman mahasiswa dapat mengakses koleksi buku yang ada dikanal-kanal perpustakaan digital, begitu pula dengan para dosen,” sebut Purwanta.

Wakil Direkut I Polbangtan Manokari, Susan C Labatar menjelaskan kegiatan Tefa yang dilakukan oleh Mahasiswa Polbangtan Manokwari.  Mulai dari lahan sawah dan ladang yang digunakan oleh Mahasiswa Program Studi Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan, ranch dan perkandangan untuk praktik Mahasiswa Program Studi Penyuluhan Peternakan dan Kesejahteraan Hewan, serta sarana penunjang Mahasiswa Program Studi Teknologi Produksi Tanaman Perkebunan.

Koordinator Camping Ground, Afriansyah mengatakan, tak hanya sebagai lahan praktik bagi mahasiswa, TEFA Polbangtan Manokwari juga dilengkapi dengan Camping Ground. “Sudah banyak rekanan yang datang ke Camping Ground kami, mulai dari anak-anak Tanaman Kanak-Kanak hingga Kegiatan Outbond perusahaan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Kawal Ekspor Kelapa Sawit, Gubernur Papua Barat Siapkan Program Bagi Petani

Sementara itu, Pustakawan Pustaka Kementan, Penny Ismiati Iskak dalam kegiatan Virtual Literacy + Live Agriculture in Action memaparkan berbagai macam sumber-sumber pusataka, cara memperolehnya, serta sarana untuk menghindari terjadinya plagiasi.  Tidak sulit untuk memperoleh sumber bacaan di era teknolgi 4.0.

“Fasilitasi perpustakaan, perpustakaan tidak hanya menyediakan buku, juga melayani bimbingan lain.  Mengaitkan antara sumber teknologi dengan permintaan dan keinginan pustaka, termasuk di Polbangtan Manokwari,” sebut Kepala Pusat Pustaka Kementan, Abdul Basit menutup kegiatan Virtual Literasi. (RR/ON)




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here