Safiora Rahangmetan Ditemukan Tewas di Dekat Masjid Al-Jihad Kota Sorong

1
Safiora Rahangmetan ditemukan tewas dalam posisi tengkurap pada Minggu, (3/5/2020) sekira pukul 03.30 WIT di depan Gorong- gorong samping Pangkalan Ojek depan Masjid Al- Jihad, Jalan Hasanudin, Kota Sorong. Foto: Humas Polda Papua Barat.
Safiora Rahangmetan ditemukan tewas dalam posisi tengkurap pada Minggu, (3/5/2020) sekira pukul 03.30 WIT di depan Gorong- gorong samping Pangkalan Ojek depan Masjid Al- Jihad, Jalan Hasanudin, Kota Sorong. Foto: Humas Polda Papua Barat.

Orideknews.com, SORONG, – Safiora Rahangmetan ditemukan tewas dalam posisi tengkurap pada Minggu, (3/5/2020) sekira pukul 03.30 WIT di depan Gorong- gorong  samping Pangkalan Ojek depan Masjid Al- Jihad, Jalan Hasanudin, Kota Sorong.

Tewasnya karyawan somel kayu itu, diketahui akibat luka tusukan di leher bagian depan oleh orang tak dikenal.

Kapold Papua Barat melalui Kabid Humas Polda Papua Barat, AKBP. Mathias J Krey dalam keterangan persnya, Minggu, (3/5/2020), mengatakan dari kejadian itu telah diperiksa 2 saksi yakni M dan N.

Sesuai keterangan saksi M, kata Kabid Humas, sekitar pukul 03.30 WIT, saksi M mendengar ada suara perkelahian dari arah pangkalan ojek, kemudian, saksi melihat dari depan CFC ada 4 motor yang berhenti di depan mesjid Al-Jihad sedang berkelahi.

“Para Pelaku menggunakan sepeda motor matic dan motor Jupiter/Supra, korban diketahui minum bersama warga OI yang  tinggal di kompleks masjid Al Jihad,” ujar Kabid Humas.

Dikatakan Kabid Humas, korban Safiora Rahangmetan dari laporan Kapolsek Sorong Kota, Kompol Muhammad Salim N.SH.MH, diketahui habis pesta miras bersama teman-temannya di halte depan masjid Al-Jihad.

“Pukul 04.54 WIT, jenasah korban diangkut ke mobil Patroli di bawah ke RSUD Selebesolu,” jelasnya. (ALW/ON)

Baca Juga :  LP3BH Desak Gubernur PB dan DPR Sahkan Aturan Hukum Hak Masyarakat Adat



1 KOMENTAR

  1. Mohon aparat secepatnya menemukan pelakunya.

    Pemkot Sorong wajib segera menertibkan perdagangan miras legal (juga minuman lokal) disana.

    Semakin berlarut semakin runyam, warga masyarakat sudah kian resah dengan adanya korban yang terus berjatuhan akibat tidak adanya ketegasan pemerintah (Pemkot Sorong) dalam mengambil sikap.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here