Tani Milenial Lingkup Kementan Diharapkan Bersama Gapoktan Bersinergi Dengan BPP

0
Tani Milenial Lingkup Kementan Diharapkan Bersama Gapoktan Bersinergi Dengan BPP
Tani Milenial Lingkup Kementan Diharapkan Bersama Gapoktan Bersinergi Dengan BPP

Orideknews.com, Manokwari, – Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Prof. Dedi Nursyamsi mengatakan, meski melakukan perkuliahan dari rumah atau Learing From Home (LFH),  generasi tani milenial lingkup Kementan juga melakukan pendampingan kepada kelompok tani, gapoktan dan bersinergi dengan Kostratani di Balai Penyuluhan Petanian (BPP)

Melalui video conference zoom, Jum’at, (8/5/2020) pada agenda sosialisasi rencana bantuan Pemerintah, Sarana Produksi Pertanian untuk Buruh Tani dan Petani Penggarap, dalam masa darurat Pandemi Corona Virus Disease (covid-19), Prof. Dedi mengkritisi sulitnya memperoleh data yang valid dari lapangan.

“Kementan bekerja sama dengan Kementerian Desa (Kemendes) berencana memberikan bantuan pada butuh tani dan petani penggarap yang terkena dampak perekonomian dari Pandemik Covid-19,” ujar Prof. Dedi.

Dikatakannya, meski sulit, tercatat 2,7 juta buruh tani dan petani penggarap yang nantinya akan mendapat Bantuan Langsung Tunai dari Kemendes dan Bantuan Sarana Produksi Pertanian dari Kementan.  Kostratani berperan dalam verivikasi dan validasai data penerima bantuan, menyiapkan rekening tabungan, mengawal pengadaan dan distribusi bantuan langsung saptoran.

“Karena bantuan ini merupakan anggaran negara, maka tertib administrasi dan pelaporan perlu disiapkan dengan baik,” jelas Prof. Dedi.

Dia berharap, program Kostratani pun bertugas mengawal dan mendampini produksi petani serta melakukan koordinasi dengan pendampingan desa dalam verifikasi data, pengadaan dan distribusi bantuan.

Kendala pendataan yang sering terjadi di lapangan, sebut Prof. Dedi, dengan keterlibatan generasi tani milenial diharapkan dapat mempercepat proses yang ada.

Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Manokwari selaku unit pelaksana teknis (UPT) Kementan, awal Mei lalu, menerjunkan puluhan mahasiswa untuk melakukan pendampingan yang tersebar di BPP wilayah Papua Barat.

Apa yang dilakukan Polbangtan Manokwari telah mendukung pernyataan kepala BPPSDM Kementan terkait Tani milenial lingkup Kementan melakukan pendampingan kepada kelompok tani, gapoktan dan bersinergi dengan Kostratani di BPP.

Baca Juga :  Insiden Penerkaman Buaya di Sidey, Dr.Keliopas Krey : Hasil Penelitian Menyatakan di Manokwari Banyak Buaya

Wakil Direktur III Polbangtan Manokwari, Bidang Kemahasiswaan, Carolina Diana Mual belum lama ini mengaku, salah satu tugas mahasiswa dalam melalukan pendampingan yakni membantu Penyuluh Pertanian Lapangan untuk melakukan pendataan. (RR/ON)




LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here