NEW!Breaking news - Puncak HPN, Dr. Keliopas Krey Terima Penghargaan PWI Papua Barat Baca Selengkapnya 

Mamberamo RayaPapua

Tuntut 80 Persen OAP Pada Penerimaan CPNS, Ratusan Pelamar Datangi BKD Mamberamo

1 Mins read
Orideknews.com, MAMBERAMO RAYA,- Ratusan pendemo yang terdiri dari para pelamar Calon Pegawasi Negeri Sipil (CPNS) anak asli Mamberamo Raya yang tergabung dalam gerakan solidaritas Mahasiswa Peduli Pembangunan Kabupaten Mamberamo Raya mendatangi kantor Badan Kepegawaian Mamberamo Raya, Jum’at, (24/5/2019).
Kedatangan para pelamar itu, guna menuntut formasi penerimaan CPNS tahun 2018 yang saat ini dilakukan pendaftaran.
Dalam orasinya, koordinator aksi, Harun Iriory menyampaikan bahwa, penerimaan CPNS formasi tahun 2018 agar dapat mengakomodir 80 persen orang asli Papua (OAP)  dan 20 persen bagi Non OAP, karena daerah otonom untuk anak Mamberamo Raya didukung oleh UU OTSUS NO.21 Tahun 2001.
“Kami juga meminta dengan tegas meminta kepada bapak Bupati untuk menindak lanjuti keputusan seluruh pimpinan Daerah Papua dan Papua Barat serta dua Gubenur Papua dan Papua Barat bersama  KEMENPAN dengan  Nomor surat keputusan: B/234/M.SM.01.00/2019 dan surat Gubernur Papua No:810/1671/SET tanggal 14 Februari 2019  mengenai formasi tes CPNS tahun 2018 yang diselenggarakan pada tahun 2019  yaitu 80 persen untuk OAP dan  20 persen non OAP,” kata Harun.
Dia juga menyampaikan kepada Bupati untuk segera menindaklajuti keputusan tersebut, mengingat jumlah pengangguran anak asli Mamberamo Raya yang berstatus sarjana dan Diploma sudah mencapai 80 persen dalam  beberapa tahun terakhir ini.
“Jika sampai hal ini tidak diperhatikan atau tidak ada keberpihakan kepada anak asli Mamberamo Raya, maka kami akan mengambil langkah tegas sebagai anak asli yang mempunyai hak sulung di negeri seribu misteri sejuta harapan,” ungkapnya.
Menanggapi tuntutan para pelamar tersebut, Bupati Mamberamo Raya, Dorinus Dasinapa, A.Ks, S.Sos yang didampingi Kapolres AKBP. Aleksander Louw dan Perwira Penghubung Kodim 1712 Sarmi Mayor. Edy Triwanto bersama staf BKD mengatakan formasi CPNS yang dimaksud sudah mengakomodir 80 persen orang asli Papua, dan 20 persen non OAP.
“Dan ini amanat UU sehingga harus kita laksanakan, saya berharap kebijakan ini juga pasti akan didukung oleh Wakil Bupati yang juga anak asli Mamberamo sehingga tidak perlu khawatir karena kita tetap akomodir,” jelas Bupati.
Aksi ratusan pelamar tersebut, usai mendengar jawaban langsung dari Bupati Mamberamo Raya terkait penerimaan CPNS, akhirnya membubarkan diri dengan aman dan damai. (NAP/ON)

Related posts
BiakPapua

Bupati Herry Bantu 2 Bus Sekolah ke Distrik Swandiwe dan Biak Barat

1 Mins read
Orideknews.com, BIAK, – Pemerintah Kabupaten Biak Numfor membantu dua unit Bus sekolah kepada Distrik Biak Barat dan Distrik Swandiwe. Dua unit bus… Bagikan ini:TwitterFacebookMenyukai ini:Suka Memuat...
ManokwariPapuaPapua BaratReligi

Perjalanan Dua Penginjil Jerman Hingga Tiba di Tanah Papua

3 Mins read
Catatan: Yan Christian Warinussy, SH Tanggal 5 Februari 2021 dirayakan oleh semua umat Kristiani di Tanah Papua sebagai Hari Pekabaran Injil (PI)… Bagikan ini:TwitterFacebookMenyukai ini:Suka Memuat...
Mamberamo RayaPapua

Tangani Kasus Politik Uang, Gakumdu Mamberamo Raya Harus Diberi Penghargaan

2 Mins read
Orideknews.com, MAMBERAMO RAYA, – Tokoh Pemuda Mamberamo Raya memberikan apresiasi gerak cepat Tim Gakumdu Mamberamo Raya, dalam menangani kasus politik uang (money… Bagikan ini:TwitterFacebookMenyukai ini:Suka Memuat...
Power your team with InHype

Add some text to explain benefits of subscripton on your services.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hati-hati Salin Tanpa Izin kena UU No.28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI No.19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI No.11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
%d blogger menyukai ini: